mu88bz.com – Lusail, 1 Desember 2025 Pebalap McLaren, Lando Norris, memiliki peluang emas untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 2025 di GP Qatar akhir pekan ini. Syarat Norris Kunci Gelar F1 pertama dalam kariernya. Meskipun demikian, persaingan terbukti sangat ketat setelah insiden di Las Vegas.
Norris dan rekan setimnya, Oscar Piastri, gagal menambah poin di GP Las Vegas akhir pekan lalu. FIA mendiskualifikasi mereka akibat melanggar batas keausan skid block di bawah mobil. Diskualifikasi itu memberikan keuntungan besar bagi pebalap Red Bull, Max Verstappen, yang merebut kemenangan di sana.
BACA JUGA : Analisis Mendalam: Mengapa Pedro Acosta Belum Menang Setelah Dua Musim di MotoGP?
Norris kini memimpin klasemen dengan 390 poin. Ia hanya unggul 24 poin dari Piastri dan Verstappen, yang masing-masing memiliki 366 poin. Dengan kata lain, Norris tetap memiliki kans yang cukup besar untuk mengamankan gelar juara dunia. Kunci utamanya adalah GP Qatar, yang menghadirkan sprint race dan main race.
Syarat Norris Kunci Gelar: Angka Minimal 26 Poin
Syarat Norris Kunci Gelar terletak pada angka ajaib 26. Norris perlu melebarkan jarak keunggulannya menjadi minimal 26 poin di akhir GP Qatar. Mengapa 26 poin?
Dua seri tersisa, Qatar dan Abu Dhabi, menyediakan total 58 poin maksimal yang bisa direbut seorang pebalap:
- Sprint Race Qatar: 8 poin (untuk P1)
- Main Race Qatar: 25 poin (untuk P1, tanpa fastest lap)
- Main Race Abu Dhabi: 25 poin (untuk P1, tanpa fastest lap)
Oleh karena itu, jika Norris berhasil menciptakan keunggulan 26 poin di Qatar, gelarnya akan aman. Ini berarti ia tidak akan terkejar, bahkan jika Piastri atau Verstappen memenangkan dua balapan tersisa (50 poin) dan Norris gagal finis di Abu Dhabi.
Skenario Optimal: Kemenangan Total di Lusail
Untuk memastikan gelar, Norris harus finis di atas Piastri dan Verstappen dalam kedua balapan di Qatar. Skenario yang paling sederhana adalah Norris memenangkan kedua balapan tersebut.
Berikut adalah perhitungan poin maksimum yang bisa diperoleh Norris di Qatar (tanpa Fastest Lap):
| Jenis Balapan | Poin yang Diperoleh (P1) | Keuntungan Atas P2 |
| Sprint Race | 8 Poin | 1 Poin |
| Main Race | 25 Poin | 7 Poin |
| Total Tambahan (P1) | 33 Poin | – |
Jika Norris memenangkan Sprint Race (8 poin), ia memperoleh keunggulan 1 poin dari P2 (7 poin). Jika ia memenangkan Main Race (25 poin), ia memperoleh keunggulan 7 poin dari P2 (18 poin). Selain itu, total keuntungan poin yang didapat Norris akan mencapai minimal 8 poin di Qatar. Penambahan 8 poin pada keunggulan 24 poin saat ini akan menjadikan total 32 poin. Maka dari itu, Syarat Norris Kunci Gelar terpenuhi.
Skenario Kombinasi: Mengelola Risiko dan Poin
Norris tetap bisa menjadi juara dunia di Qatar asalkan kombinasi hasil dua balapan membuat jarak poinnya dengan Piastri dan Verstappen bertambah minimal dua poin.
- Contoh Skenario A (Paling Aman): Norris memenangkanMain Race dan Piastri/Verstappen finis P2 dan P3.
- Poin Norris (25) vs Piastri (18) vs Verstappen (15). Norris mengambil keuntungan 7 poin dari Piastri dan 10 poin dari Verstappen.
- Jika diasumsikan Norris tidak mendapatkan poin di Sprint Race, total keunggulannya bertambah 7-10 poin. Total jarak: 31-34 poin. (Gelar Kunci)
- Contoh Skenario B (Mengurangi Kerugian): Norris hanyafinis ketiga di Sprint Race di belakang Piastri dan Verstappen. Norris kehilangan 2 poin keunggulan saatSprint. Namun, ia memenangkanMain Race.
- Total perubahan poin: 25 poin (dari Main Race) – 18 poin (P2) – 2 poin (kehilangan Sprint) = +5 poin atas Piastri.
- Total jarak: 24 + 5 = 29 poin. (Gelar Kunci)
- Contoh Skenario C (Paling Berisiko): Verstappen/Piastri mendapatkan P1 di Sprint Race dan P1 di Main Race.
- Verstappen/Piastri memperoleh 33 poin. Norris harus mencetak minimal 7 poin (33 – 26) di Qatar agar tidak kehilangan keunggulan signifikan yang memaksa pertarungan ke Abu Dhabi. Dengan kata lain, Norris tidak boleh terlalu mengkhawatirkan hasil sprint jika ia bisa mendominasi balapan utama.
Tantangan di Lusail dan Tekanan Rival
Lusail International Circuit di Qatar menghadirkan tantangan unik. Lusail adalah sirkuit berkecepatan tinggi dengan tikungan yang mengalir. Sirkuit ini membutuhkan manajemen ban dan ketahanan fisik yang tinggi karena suhu yang panas dan lembab. Sementara itu, Piastri dan Verstappen tentu akan melakukan segalanya untuk mencegah Norris merayakan gelar di Qatar. Oleh karena itu, mereka harus finis di depan Norris dan memastikan jarak 24 poin berkurang. Selanjutnya, balapan ini akan menjadi pertarungan taktis yang sangat intens.
Meskipun diskualifikasi di Las Vegas memberikan hantaman moral, Norris masih mengendalikan nasibnya sendiri. Akhirnya, Norris tahu bahwa ia membutuhkan performa sempurna di Qatar untuk mengamankan gelar, mengingat margin of error yang kini sangat kecil.
BACA JUGA : Dominasi Rookie: Pedro Acosta Tercepat MotoGP Valencia, Bezzecchi dan Morbidelli Menguntit
