mu88bz.com – 30 November 2025 AC Milan Menang Tipis mengambil alih puncak klasemen sementara Liga Italia. Rossoneri berhasil membungkam Lazio 1-0 dalam pertarungan sengit di San Siro. Rafael Leao mencetak gol tunggal yang memastikan Milan mengamankan tiga poin krusial. Kemenangan yang menegangkan ini membuktikan Stefano Pioli membangun ketahanan mental skuad.
AC Milan menjamu Lazio di San Siro dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (30/11/2025) dini hari WIB. Milan memiliki kesempatan emas untuk naik ke pucuk klasemen dengan kemenangan. Namun, Lazio memberikan perlawanan yang sangat sulit sejak wasit meniup peluit.
Babak Pertama: Pertahanan Kokoh Mike Maignan Menyelamatkan Milan
Paruh pertama pertandingan sepenuhnya berjalan dalam kendali Lazio dalam hal menciptakan peluang. Lazio mengancam Milan sejak menit-menit awal. Baru dua menit laga berjalan, mereka sudah mengancam lewat sundulan Mario Gila yang segera dihalau oleh kiper Milan, Mike Maignan. Selain itu, Maignan kembali menghalau bola pada menit ke-32. Mattia Zaccagni melepaskan sepakan keras ke arah gawang Milan.
Lazio bermain dengan strategi menekan tinggi. Strategi ini menyulitkan lini tengah Milan. Milan berjuang untuk menciptakan supply bola ke Leao dan Nkunku di depan. Bahkan, Milan mengalami kesulitan yang cukup fatal pada babak pertama. Rossoneri mengakhiri babak pertama tanpa satu pun tembakan on target. Statistik ini menggambarkan betapa frustrasinya serangan Milan menghadapi disiplin pertahanan Lazio. Kekuatan Milan di babak pertama hanya tertumpu pada pertahanan solid yang diatur Maignan, Tomori, dan Gabbia.
Momen Kunci: Gol Kejutan dari Tembakan Perdana
Meskipun babak pertama berakhir tanpa tembakan tepat sasaran, Milan justru memberikan kejutan telak kepada Lazio di awal babak kedua. Strategi Pioli di ruang ganti terbukti efektif dalam mengubah momentum permainan.
Tembakan on target pertama Milan terjadi pada menit ke-51. Tembakan ini langsung menghasilkan gol! Rafael Leao menjadi pahlawan. Ia menyambut umpan silang akurat dari bek Fikayo Tomori yang melakukan overlapping ke sisi kanan. Leao mencocor bola ke gawang Lazio yang dikawal Provedel. Gol ini membuat skor berubah menjadi 1-0. Oleh karena itu, Milan Menang Tipis terwujud dari efisiensi yang nyaris sempurna di awal babak kedua.
BACA JUGA : Dari Kalahan Pembuka Menuju Puncak: Portugal Juara Piala Dunia U-17 2025
Gol ini mengguncang mental Lazio. Mereka mengubah strategi yang sebelumnya berfokus pada pertahanan dan serangan balik.
Ketahanan Milan dan Implikasi Klasemen
Setelah unggul, Pioli memasukkan Ruben Loftus-Cheek. Pergantian ini bertujuan untuk memperkuat lini tengah, menggantikan Fofana yang sudah bekerja keras. Sementara itu, Lazio melakukan pergantian pemain agresif. Pelatih Lazio memasukkan striker seperti Valentino Castellanos dan gelandang serang Fisayo Dele-Bashiru.
Upaya Lazio untuk menyamakan kedudukan terasa putus asa. Tembakan-tembakan dari Castellanos dan Dele-Bashiru belum mampu membobol kembali gawang Maignan. Pertahanan Milan bermain dengan semangat juang tinggi. Mereka menahan gempuran Lazio hingga peluit panjang berbunyi. Lazio gagal menemukan celah untuk mencetak gol balasan. Milan Menang Tipis 1-0 terjaga hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini membawa AC Milan ke posisi teratas klasemen Liga Italia dengan 28 poin dari 13 laga. Kemenangan Milan secara otomatis menekan rival-rival mereka. Sebagai akibatnya, Juventus dan Inter Milan harus memenangkan pertandingan mereka berikutnya jika ingin menggulingkan Rossoneri dari puncak. Sementara itu, Lazio tertinggal di urutan delapan dengan 18 poin. Mereka harus segera menemukan konsistensi jika ingin bersaing memperebutkan posisi Liga Champions.
Analisis Taktik Kunci Pioli dan Leao
Pioli menampilkan susunan pemain yang menarik. Ia menempatkan Rabiot dan Modric di lini tengah, ditopang oleh Leao dan Nkunku di depan. Formasi ini terbukti efektif di babak kedua setelah Rossoneri menyesuaikan diri dengan tekanan Lazio. Terlebih lagi, masuknya Loftus-Cheek di menit ke-65 memberikan stabilitas ekstra di lini tengah Milan.
Kunci kemenangan terletak pada full-back yang berani melakukan overlap, seperti yang ditunjukkan Fikayo Tomori dalam skema gol Leao. Leao sendiri menunjukkan insting finishing yang cepat dan akurat.
BACA JUGA : Bayern Kalah Pertama Musim Ini: Arsenal Runtuhkan Dominasi Die Roten di Emirates
