mu88bz.com – Minggu, 21 Desember 2025 Kabar mengenai kedatangan Xabi Alonso ke Santiago Bernabeu semakin kencang berhembus di kalangan media Spanyol. Namun, berita yang lebih mengejutkan justru datang dari rencana revolusi taktik yang ia bawa. Alonso kabarnya siap melakukan langkah ekstrem untuk menyeimbangkan lini serang Los Blancos yang selama ini dianggap tumpang tindih. Isu utama yang muncul adalah Alonso Singkirkan Bintang Madrid dari posisi aslinya demi mengakomodasi peran baru bagi Kylian Mbappe.
Xabi Alonso melihat bahwa Kylian Mbappe tidak memberikan dampak maksimal saat bermain sebagai penyerang tengah murni. Oleh karena itu, sang pelatih ingin mengembalikan Mbappe ke posisi alaminya di sayap kiri. Keputusan ini tentu membawa konsekuensi yang sangat besar bagi skuad Madrid. Pasalnya, posisi tersebut selama ini merupakan milik absolut dari Vinicius Junior. Maka dari itu, skenario Alonso Singkirkan Bintang Madrid dari tim utama atau menggesernya ke posisi lain menjadi topik hangat yang memicu perdebatan sengit.
Visi Xabi Alonso: Keseimbangan di Atas Nama Besar
Xabi Alonso terkenal sebagai pelatih yang sangat mementingkan struktur dan keseimbangan transisi. Di Bayer Leverkusen, ia membuktikan bahwa sistem permainan jauh lebih penting daripada ego individu pemain. Jelas sekali, ia ingin menerapkan filosofi yang sama di Real Madrid. Sebab, ia merasa bahwa duet Mbappe dan Vinicius di posisi yang hampir sama justru sering mematikan ruang gerak satu sama lain.
Selain itu, Alonso menilai bahwa Mbappe memiliki efisiensi gol yang lebih tinggi jika memulai serangan dari sisi sayap. Namun, kehadiran Vinicius di posisi yang sama memaksa Mbappe bermain lebih ke tengah. Kondisi ini membuat pertahanan lawan lebih mudah menutup ruang gerak pemain asal Prancis tersebut. Oleh karena itu, Alonso bersedia mengambil risiko besar untuk merombak susunan pemain inti. Singkatnya, Alonso tidak ragu untuk mencadangkan pemain bintang jika hal itu menguntungkan sistem tim secara keseluruhan.
BACA JUGA : Lewandowski Rela Potong Gaji: Pengorbanan Besar Sang Mesin Gol demi Bertahan di Camp Nou
Nasib Vinicius Junior: Tergeser atau Tersingkir?
Langkah Alonso Singkirkan Bintang Madrid tentu akan sangat berdampak pada masa depan Vinicius Junior. Pemain asal Brasil ini merupakan ikon kesuksesan Madrid dalam beberapa musim terakhir. Tetapi, gaya mainnya yang sangat dominan di sisi kiri dianggap tidak cocok dengan skema baru yang Alonso rancang. Maka dari itu, muncul spekulasi bahwa Vinicius mungkin akan ditumbalkan atau dipaksa beradaptasi di posisi kanan yang bukan merupakan area kenyamanannya.
- Adaptasi ke Sayap Kanan: Alonso mungkin mencoba menggeser Vinicius ke sisi kanan untuk memberi ruang bagi Mbappe. Namun, statistik menunjukkan efektivitas Vinicius menurun drastis saat ia bermain di area tersebut.
- Peran Penyerang Bayangan: Opsi lain adalah memainkan Vinicius sebagai penyerang lubang di belakang Mbappe. Meskipun begitu, langkah ini menuntut disiplin bertahan yang mungkin belum Vinicius miliki sepenuhnya.
- Transfer Besar-Besaran: Jika ketegangan taktik ini berlanjut, skenario penjualan Vinicius bukan lagi hal yang mustahil. Oleh karena itu, klub-klub kaya Liga Inggris kini mulai memantau situasi internal di Valdebebas.
Sebagai hasilnya, ketegangan di ruang ganti bisa saja meningkat jika manajemen tidak mengelola situasi ini dengan hati-hati. Jelas sekali, Alonso ingin memegang kendali penuh atas pemilihan pemain tanpa campur tangan pihak luar.
Mbappe di Sayap Kiri: Mengembalikan Sang Monster
Mengapa Alonso begitu bersikeras mengembalikan Mbappe ke posisi sayap kiri? Data statistik menunjukkan bahwa Mbappe mencetak lebih banyak gol dan assist saat ia menyerang dari area tersebut. Selain itu, kecepatan lari dan kemampuan dribble Mbappe lebih mematikan saat ia memiliki ruang luas di pinggir lapangan. Oleh karena itu, rencana Alonso Singkirkan Bintang Madrid dari sektor kiri memiliki landasan data yang sangat kuat.
Selanjutnya, dengan Mbappe di kiri, Madrid dapat memainkan penyerang tengah tipe target man yang lebih murni seperti Endrick atau Joselu. Maka dari itu, distribusi bola akan menjadi lebih jelas dan terarah. Selain itu, sistem ini akan mempermudah gelandang seperti Jude Bellingham untuk masuk ke kotak penalti lawan. Jadi, Alonso percaya bahwa pengorbanan Vinicius akan membawa keuntungan yang jauh lebih besar bagi produktivitas tim.
Dampak pada Struktur Pertahanan dan Lini Tengah
Sistem taktik Alonso tidak hanya fokus pada lini serang. Oleh karena itu, rencana menggeser Mbappe juga bertujuan untuk memperbaiki sistem pertahanan. Pasalnya, Mbappe dan Vinicius sering kali enggan turun membantu pertahanan saat kehilangan bola. Dengan memainkan salah satu saja di sayap kiri, Alonso dapat menempatkan gelandang yang lebih defensif di sisi lain.
Sebagai hasilnya, Madrid akan memiliki struktur yang lebih solid saat menghadapi serangan balik lawan. Jelas sekali, Alonso ingin Madrid bermain lebih kolektif dan tidak hanya mengandalkan aksi individu. Oleh karena itu, ia membutuhkan pemain yang siap bekerja keras di kedua sisi lapangan. Singkatnya, langkah Alonso Singkirkan Bintang Madrid bertujuan untuk menciptakan tim yang lebih sulit ditembus oleh lawan mana pun.
Respon Manajemen dan Fans Madrid
Langkah radikal ini tentu saja menuai pro dan kontra di kalangan pendukung setia Real Madrid. Sebagian fans menganggap Vinicius adalah nyawa permainan Madrid yang tidak boleh tersentuh. Namun, sebagian lainnya merasa bahwa Mbappe adalah masa depan klub yang harus mendapatkan posisi terbaiknya. Maka dari itu, beban berat kini berada di pundak Florentino Perez selaku presiden klub.
Manajemen Madrid selama ini dikenal sangat memanjakan para pemain bintang mereka. Namun, Alonso datang dengan reputasi sebagai pelatih modern yang tegas. Oleh karena itu, ia meminta jaminan bahwa keputusannya dalam hal teknis tidak akan mendapatkan intervensi. Singkatnya, langkah Alonso Singkirkan Bintang Madrid akan menjadi ujian pertama bagi otoritas Alonso di hadapan petinggi klub.
Kesimpulan: Era Baru di Bawah Xabi Alonso
Real Madrid sedang berada di ambang perubahan besar yang sangat krusial. Kehadiran Xabi Alonso menjanjikan sepak bola yang lebih terorganisir dan taktis. Namun, hal itu menuntut pengorbanan besar dari para pemain lama yang sudah mapan. Keputusan untuk mengutamakan Mbappe di posisi sayap kiri menunjukkan visi Alonso yang tanpa kompromi.
Jelas sekali, langkah Alonso Singkirkan Bintang Madrid dari zona nyaman mereka bertujuan demi kebaikan jangka panjang. Jika skema ini berhasil, Madrid akan menjadi tim yang jauh lebih mematikan di Eropa. Namun, jika gagal, keputusan ini bisa menjadi bumerang yang merusak keharmonisan tim. Oleh karena itu, publik sepak bola dunia kini menunggu dengan antusias bagaimana Alonso akan meramu skuad bertabur bintang ini menjadi mesin pemenang yang sempurna.
BACA JUGA : Bastoni Tolak Liga Inggris: Mengapa Sang Bek Lebih Memilih Setia di Inter Milan?
