David Alonso Misano memulai akhir pekan Grand Prix San Marino dengan hasil yang memberi harapan. Pembalap asal Kolombia-Spanyol itu menempati posisi ketiga pada sesi latihan bebas pertama dan memastikan tiket langsung ke Q2.

Penampilan ini menjadi kemajuan penting bagi Alonso setelah hasil mengecewakan di Aragon, di mana ia finis hampir di tempat terakhir tanpa penyebab teknis yang jelas. Di Misano, kondisi motor dan fisiknya mendukung performa yang lebih baik.
David Alonso Misano dalam Sorotan Publik
Pada sesi latihan Jumat, 11 September, Alonso konsisten berada di kelompok depan sepanjang sesi. Ia tidak pernah keluar dari sepuluh besar selama praktik, dengan catatan waktu terbaik 1:34.275 yang menempatkannya di urutan ketiga, hanya 188 milidetik di belakang pemuncak, Senna Agius.
Rentang posisi Alonso selama sesi berkisar dari ketujuh sampai kedua sebelum menutup latihan di P3. Meski bukan rekor terbaik musim ini — catatan terbaiknya dicetak di Hungaria — hasil ini tetap menjadi langkah positif mengingat perjalanan musim yang penuh tantangan.
Latar belakang masalah sepanjang musim
Musim ini Alonso sempat terganggu oleh beberapa insiden. Ia pernah mengalami cedera di bahu kanannya yang memengaruhi persiapannya. Selain masalah fisik, beberapa gangguan teknis juga sempat menghambat kompetisinya, termasuk dua masalah sistem kelistrikan yang terjadi pada balapan di Prancis dan Jerman.
Keluhan tersebut membuat beberapa balapan berjalan sulit bagi pembalap muda itu. Oleh sebab itu, performa stabil di Misano menjadi sinyal penting bahwa baik kondisi fisik maupun paket mesin mulai membaik, setidaknya untuk sesi awal akhir pekan ini.
Baca juga: Marc M Rquez: Marc Márquez buka tubuh di Misano dan tegas: saya tak mendoakan cedera seperti ini
Makna pribadi Misano bagi Alonso
Lintasan Misano memiliki makna khusus bagi Alonso. Di sirkuit inilah ia pertama kali debut di kejuaraan dunia pada 2023, saat berlaga di kelas Moto3. Tiga tahun kemudian, antusiasme yang sama masih melekat dan menjadi motivasi tambahan baginya untuk tampil maksimal bersama Kalex tim Aspar.
Koneksi emosional tersebut tampak berkontribusi pada rasa percaya diri Alonso saat menjajal setiap tikungan di sirkuit yang dikenal dengan kecepatan tinggi ini. Keakraban dengan tata letak trek membantu ia menjaga konsistensi selama latihan bebas.
Target tim dan jadwal kualifikasi
Aspar Team dan Alonso menegaskan bahwa awal yang baik ini harus dibuktikan pada kualifikasi. Target jangka pendek adalah meraih pole position pada sesi Qualy 2 yang dijadwalkan Sabtu, 12 September pukul 07.05 waktu Kolombia. Posisi itu akan menjadi modal penting untuk mengejar kemenangan pada balapan Minggu.
Tim berharap hasil latihan ini bukan kebetulan, melainkan indikasi kesiapan untuk bersaing lebih agresif. Alonso sendiri menargetkan kemenangan pada Minggu, namun fokus awal tetap pada mendapatkan posisi start terbaik di garis depan pada Sabtu.
Siapa yang perlu diperhatikan dan siaran langsung
Sementara Alonso tampil menjanjikan, sesi latihan menempatkan Senna Agius sebagai pembalap tercepat hari itu, menunjukkan persaingan ketat yang akan berlangsung. Bagi penonton yang ingin menyaksikan sesi penting, Qualy 2 akan disiarkan secara langsung melalui platform yang ditetapkan, sesuai jadwal.
Masa depan akhir pekan ini masih terbuka, dan Alonso bersama Aspar Team harus menjaga ritme yang sudah baik agar bisa mengonversi kecepatan latihan menjadi hasil optimal pada kualifikasi dan balapan.
